Kongres IMAKIPSI XIII Digelar di Mataram, Soroti Peran Strategis Calon Guru Menuju Indonesia Emas 2045

Avatar photo

Senin, 13 April 2026 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Gunung Rinjani (UGR), Basri Mulyani.

Rektor Universitas Gunung Rinjani (UGR), Basri Mulyani.

Mataram – Kongres Nasional XIII Ikatan Mahasiswa Keguruan dan Ilmu Pendidikan Seluruh Indonesia (IMAKIPSI) resmi digelar di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Forum tertinggi organisasi mahasiswa keguruan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah gerakan mahasiswa pendidikan sekaligus memperkuat peran strategis calon guru dalam menjawab tantangan pendidikan nasional.

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga NTB, Dr. Samsul Hadi, dalam sambutannya mengaku bangga dan antusias dengan penyelenggaraan kongres tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya memiliki latar belakang kuat di bidang keguruan, mulai dari jenjang S1 hingga S3.

“Saya sangat senang dengan kegiatan ini, karena basic saya adalah ilmu keguruan. Walaupun saat ini saya lebih banyak berkecimpung di birokrasi, jiwa akademisi itu tetap ada,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya refleksi dalam menyusun langkah ke depan, khususnya dalam menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama, yang harus dibangun melalui beberapa aspek penting.

“Yang pertama adalah akhlakul karimah. Kedua, knowledge kemampuan berpikir, memecahkan masalah, dan mengantisipasi dinamika zaman. Ketiga, skill atau keterampilan, termasuk inovasi yang mampu kita ciptakan. Dan yang terakhir adalah kolaborasi,” tegasnya.

Samsul Hadi juga mengingatkan pentingnya bangsa Indonesia untuk terus berpikir maju dan adaptif dalam menghadapi perubahan global.

Baca Juga :  Belum Masuk Dapodik, 26 Kepsek NTB Tak Bisa Kelola BOS

Sementara itu, Rektor Universitas Gunung Rinjani (UGR), Basri Mulyani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kongres IMAKIPSI XIII di Mataram. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Bapak Wali Kota yang telah memfasilitasi kegiatan ini, serta selamat datang kepada seluruh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” ungkapnya.

Basri menegaskan bahwa kongres ini bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan yang strategis bagi mahasiswa.

“Kongres adalah bagian dari dinamika organisasi. Tidak hanya membutuhkan orang terbaik, tetapi juga penempatan terbaik—the right man in the right place. Dengan itu, organisasi bisa bergerak lebih cepat bahkan berlari menuju cita-cita besar,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa keguruan sebagai calon pendidik masa depan yang akan berada di garda terdepan dalam mencetak generasi berkualitas. Menurutnya, mahasiswa pendidikan harus memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang kuat.

Lebih lanjut, Basri menekankan bahwa perguruan tinggi harus bertransformasi dari sekadar “kampus merdeka” menjadi “kampus berdampak”.

Baca Juga :  Kuliah Umum FH UMMAT Bedah Hukum dan Budaya dalam Masyarakat Multikultural

“Melalui gerakan kampus berdampak, perguruan tinggi tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menghadirkan solusi nyata. Tridarma perguruan tinggi harus terhubung dengan realitas sosial, tidak berhenti di ruang kelas,” tegasnya.

Ia juga mengutip pemikiran tokoh pendidikan dunia Paulo Freire, bahwa pendidikan merupakan praktik pembebasan yang harus mampu membangun kesadaran kritis dan mendorong perubahan sosial. Sejalan dengan itu, nilai-nilai yang diajarkan oleh Ki Hajar Dewantara juga kembali ditekankan, bahwa pendidikan harus memerdekakan dan membawa keberkahan.

Basri mengajak seluruh peserta kongres untuk menjadikan forum ini sebagai ruang menempa karakter, integritas, dan kepemimpinan.

“Tunjukkan bahwa mahasiswa mampu menyelesaikan perbedaan dengan musyawarah, serta melahirkan pemimpin yang berkarakter dan berintegritas,” pesannya.

Kongres Nasional IMAKIPSI XIII sendiri tidak hanya berfokus pada pemilihan kepemimpinan baru, tetapi juga menjadi forum strategis dalam merumuskan gagasan dan langkah konkret mahasiswa keguruan dalam menjawab berbagai persoalan pendidikan di Indonesia, mulai dari literasi, pemerataan akses pendidikan, hingga inovasi pembelajaran.

Dengan semangat kolaborasi dan refleksi, kongres ini diharapkan mampu melahirkan arah baru gerakan mahasiswa pendidikan yang lebih progresif dan berdampak bagi masa depan bangsa.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditlantas Polda NTB Ingatkan Pelajar Jangan Berkendara sebelum Punya SIM
ICMRI UMMAT 2026 Jadi Panggung Peneliti Muda dari 35 Perguruan Tinggi
Gubernur Iqbal Siapkan SMK NTB Go Global lewat Kemitraan Industri
Kuliah Umum FH UMMAT Bedah Hukum dan Budaya dalam Masyarakat Multikultural
Pemprov NTB Dorong Pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi
Di Era Digital, Disbud NTB Dorong Anak Kenal Budaya Sejak Dini
Kementerian PU Survei Lahan Sekolah Rakyat Dompu, Pemkab Siapkan Enam Hektare
BRIDA NTB Dorong Kampus Hasilkan Riset untuk Atasi Masalah Daerah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:40 WITA

Ditlantas Polda NTB Ingatkan Pelajar Jangan Berkendara sebelum Punya SIM

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:33 WITA

ICMRI UMMAT 2026 Jadi Panggung Peneliti Muda dari 35 Perguruan Tinggi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Gubernur Iqbal Siapkan SMK NTB Go Global lewat Kemitraan Industri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:28 WITA

Kuliah Umum FH UMMAT Bedah Hukum dan Budaya dalam Masyarakat Multikultural

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:08 WITA

Pemprov NTB Dorong Pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi

Berita Terbaru

Event Ekraf Mania

Ekonomi

Disparekraf NTB Siapkan Creative Hub dan Ekraf Satu Data

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:50 WITA