Simposium Neuroanestesi Internasional Digelar di Lombok, NTB Perkuat Wisata MICE Kesehatan

Avatar photo

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK BARAT, ntbkita.com-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat kolaborasi internasional untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB Dr dr H Lalu Hamzi Fikri mewakili Gubernur NTB membuka 9th International Joint Symposium Indonesia–Singapore Neuroanaesthesia and Neurocritical Care di Ballroom Aruna Resort Hotel Senggigi, Lombok, Jumat (24/7).

Fikri membacakan sambutan Gubernur NTB yang mengapresiasi Indonesian Society of Neuroanesthesia and Critical Care (INA-SNACC) beserta seluruh mitra. Mereka memilih NTB sebagai lokasi forum ilmiah internasional itu.

“Forum ini bukan sekadar ajang berbagi ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk mempererat kolaborasi antarnegara dalam menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat,” jelas Gubernur.

Pertemukan Pakar dari Berbagai Negara

Simposium itu mempertemukan pakar neuroanestesi dan neurocritical care dari Indonesia, Singapura, Malaysia, India, Thailand, serta berbagai negara lain.

Baca Juga :  Transformasi Posyandu NTB Dimulai, Enam Layanan Dasar Jadi Fokus

Para peserta bertukar pengetahuan, hasil riset, pengalaman klinis, dan perkembangan teknologi terbaru dalam bidang neuroanestesi serta neurocritical care.

Pemprov NTB menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan. Langkah itu mendukung terwujudnya NTB Sehat dan Cerdas.

Pemerintah daerah terus mendorong penguatan kompetensi tenaga kesehatan, peningkatan mutu rumah sakit rujukan, serta perluasan jejaring kerja sama nasional dan internasional. Upaya itu bertujuan menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berdaya saing.

Perkuat Wisata MICE Kesehatan

Penyelenggaraan simposium itu memperkuat posisi NTB sebagai destinasi health-related MICE tourism. Konsep itu mengintegrasikan sektor kesehatan, pendidikan, dan pariwisata.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Mataram Luncurkan Layanan PIONIR, Waktu Tunggu Dipangkas Jadi Tujuh Menit

Kepercayaan sebagai tuan rumah juga menunjukkan meningkatnya posisi NTB sebagai lokasi konferensi ilmiah dan kegiatan profesional berskala global.

Pemprov NTB berharap kegiatan itu memberi dampak ekonomi bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.

Dorong Inovasi Pelayanan Kesehatan

Gubernur berharap kolaborasi antarpakar, antarlembaga, dan antarnegara dapat melahirkan rekomendasi serta inovasi. Hasilnya harus memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia dan kawasan regional.

Kegiatan itu juga semakin mengukuhkan NTB sebagai salah satu pusat penyelenggaraan konferensi kesehatan internasional.

“Selamat mengikuti seluruh rangkaian simposium. Semoga forum ini menghasilkan gagasan, inovasi, dan jejaring kolaborasi. Membawa manfaat besar bagi kemajuan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Gubernur NTB mengakhiri sambutannya.

Follow WhatsApp Channel ntbkita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov NTB Gandeng Ratusan Dai untuk Edukasi Manfaat JKN
BPJS Kesehatan Mataram Luncurkan Layanan PIONIR, Waktu Tunggu Dipangkas Jadi Tujuh Menit
Transformasi Posyandu NTB Dimulai, Enam Layanan Dasar Jadi Fokus
Wagub NTB Dorong Layanan Kesehatan Digital Tetap Berbasis Kearifan Lokal
Cegah Malaria Sejak Dini, Polisi Dampingi Program MBS
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Loteng Kecam Dugaan Intimidasi Nakes di Puskesmas Pringgarata

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:38 WITA

Simposium Neuroanestesi Internasional Digelar di Lombok, NTB Perkuat Wisata MICE Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:32 WITA

Pemprov NTB Gandeng Ratusan Dai untuk Edukasi Manfaat JKN

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:18 WITA

BPJS Kesehatan Mataram Luncurkan Layanan PIONIR, Waktu Tunggu Dipangkas Jadi Tujuh Menit

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:02 WITA

Transformasi Posyandu NTB Dimulai, Enam Layanan Dasar Jadi Fokus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:58 WITA

Wagub NTB Dorong Layanan Kesehatan Digital Tetap Berbasis Kearifan Lokal

Berita Terbaru

Sosialisasi JKN

Kesehatan

Pemprov NTB Gandeng Ratusan Dai untuk Edukasi Manfaat JKN

Jumat, 24 Jul 2026 - 08:32 WITA