Home » Foto » Belum Kondusif, New Normal di NTB Sebaiknya Diundur Hingga Agustus

Belum Kondusif, New Normal di NTB Sebaiknya Diundur Hingga Agustus

new normal NTB

NTBKITA.COM — Penerapan new normal atau kenormalan baru di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebaiknya diundur hingga Agustus 2020. Pasalnya, puncak wabah Virus Corona (Covid-19) diprediksi baru terjadi akhir Juli.

Demikian dikemukakan peneliti sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (FK Unram) dr Hamsu Kadriyan.

“Mestinya kita mulai new normal setelah Juli karena dia (kasusnya) akan turun,” katanya, Senin (8/6/2020).

Berdasarkan survei tim FK Unram, di awal kemunculan kasus Covid-19 Maret lalu, puncaknya diprediksi terjadi Agustus dengan perkiraan 5.000 orang terjangkit.

Namun, dengan kebijakan pembatasan sosial dan penutupan bandara dan pelabuhan, kasus Covid-19 di NTB menurun.

Bahkan, puncak kasus Covid-19 diperkirakan lebih cepat 20 hari dari prediksi sebelumnya, dari Agustus menjadi akhir Juli dengan perkiraan 2.800 kasus.

Dengan kondisi saat ini, bandara dibuka, pelabuhan dibuka, dan destinasi pariwisata segera dibuka, ia curiga kasusnya bisa naik lagi. ”Tapi yang sekarang kami belum melakukan perhitungan lagi,” kata Hamsu.

Meski demikian, bila bandara dan destinasi wisata dibuka dengan protokol Covid-19 ketat bisa jadi kasusnya tidak naik. ”Jadi mungkin ini akan mencegah sehingga tidak ada virus yang terbawa ke sana ke mari,” jelasnya.

Artinya kalau semua orang menerapkan protokol Covid-19 dengan benar dan disiplin, penularan kasus bisa ditekan.

Menurut rilis Sekretaris Daerah NTB H. Lalu Gita Ariadi, jumlah kasus Covid-19 di NTB mencapai 830 orang. Jumlah yang sembuh 409 orang, 26 meninggal dunia, dan 395 orang masih dirawat. (LP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *